Don’t break the chain

Dah lama ngga ngeblog. Terakhir ngeblog 4 bulan lalu. Kali ini saya mau nulis tentang suatu bacaan yang dlu pernah saya baca dari Kaskus. Judulnya Don’t break the chain. Kalo dibahasa Indonesiain jadinya jangan mutusin rantai. Lha kenapa bawa-bawa rantai. Jadi begini rantai itu kan saling sambung menyambung, dalam arti lain saling berkaitan.

Nah hal yang sebenernya mau saya omongin hubungannya dengan rantai adalah kalender. Lha dari rantai lari ke kalender malah tambah ngga nyambung lagi. Ini saya kasih contoh gambarnya.
.
Kalo dilihat dari gambar diatas, tanda silang yang banyak itu bentuknya mirip rantai.

Dalam hidup itu kan ada sesuatu yang ingin dicapai nah dalam mencapai sesuatu itu butuh kebiasaan. Salah satu caranya membiasakan diri adalah dengan menggunakan kalender. Setiap kita melakukan sesuatu, kita coret angka di kalender. Hari besoknya juga gitu, lakukan terus coret. Nah kalo ngga konsisten jadinya ada hari yang ngga kecoret. Itu artinya sudah memutuskan rantai yang sudah dibangun. Nah untuk menyambung kebiasaan itu lagi cukup susah apalagi kalo putus rantainya panjang.

Jadi begitulah tulisan saya yang saya tulis di sela-sela ngoding di Kantor.

Pak Chester

Jadi pagi ini saya membaca berita tentang meninggalnya Pak Chester. Pak Chester itu nama lengkapnya pak Chester Bennington. Beliau ini volalis band Linkin Park. Saya mulai suka lagu2 Linkin Park pas saya masih SMA kelas 1. Pertama kali liat dulu di TV yang judulnya Crawling. Ini band kenapa nyanyinya teriak-teriak ya. Tapi lama2 akhirnya suka juga ada campuran teriak2nya pak Chester dan nge-Rapnya pak Mike.

Contine reading

Menagih pembayaran

Banyak blog post saya yang hilang.. hiks.. saya sedih

Jadi ceritanya akhir-akhir ini saya punya kerjaan freelance lagi. Lumayan bisa buat nambah-nambah uang buat beli susu anak. Kerjaannya ngga gitu susah-susah amat sih palingan cuma benerin CSS dikit dan coding PHP dikit. Ada juga kerjaan yang

Membuat Ruby Gem lagi

Isi dari blog ini udah ngga ada sebenernya yang sisa tinggal cache aja. Itupun cuma kata2 sebelum readmore aja.

Sesuai janji saya pada post sebelumnya. Saya akan nulis lagi tentang Ruby gem yang baru saja saya buat. Gem kali ini berguna untuk menampilkan data berupa propinsi dan kota di Indonesia. Pada saat mengisi alamat pasti diminta untuk mengisi.

Membuat Ruby Gem

Jadi sekitaran seminggu yang lalu saya mencoba mbikin Ruby gem. Bahasa gampangnya adalah, library/sekumpulan fungsi untuk Ruby. Kenapa saya membuat? Pertanyaan bagus. “Jawabnya ada di ujung langit kita kesana dengan seorang anak, anak yang tangkas dan juga pemberani”.. (sambil nyanyi opening Dragon Ball di Indosiar jama dulu). Jadi karena eh karena saya kepengen aja. Ya bukan itu juga kalii.. Kepengen kontribusi aja. Kan saya sering pake Ruby Gem macem-macem kaya Kaminari, Devise, Mysql2 dll… Nah karena banyak make jadi kepengen kontribusi, gantian bikin lah masa’ mau make terus. Kalo orang lain “Give and Take” saya mah kebalikannya “Take and Give”.
Contine reading

Hello World

Kalo liat judul diatas sepintas ini adalah post default wordpress ketika pas baru install atau baru daftar blog ke wordpress.com. Kata “Hello World” ini buat kalangan IT sudah cukup populer. Misalnya ketika baru install Java pasti project default yang keluar itu Hello World. begitupun bahasa pemrograman lainnya. Di website tutorial-tutorial biasanya ada panduan bagaimana mengeluarkan output string “Hellow World”.
Contine reading

SQL dan No SQL

Pada tulisan sebelumnya saya menulis kasus dimana penggunaan NoSQL lebih baik dibandingkan menggunakan SQL pada contoh kasus daftar kontak. Kali ini saya mau menulis kasus tambahan untuk membandingkan penggunaan No SQL dan SQL.

Contoh kasus Media Sosial

Media Social meungkin memiliki struktur yang sama seperti daftar kontak. Tetapi diperluas dengan penambahan status hubungan, like, status update dan pesan. Fasilitas tersebut bisa ditambahkan dan dikurangi sesuai dengan kebutuhan user.

  • Data update mempunyai satu sumber yaitu user. Jadi tidak perlu ada tabel kompleks lain
  • Karena user akan sering update status jadi performance/kecepatan proses sangat penting

Karena kecepatan query dan struktur database maka no SQL sangat cocok untuk diimplementasi kedalam project Media Sosial. Untuk menyimpan status user bisa dibuat status collection dengan contoh sebagai berikut.

{
  user_id: ObjectID("65f82bda42e7b8c76f5c1969"),
  update: [
    {
      date: ISODate("2015-09-18T10:02:47.620Z"),
      text: "feeling more positive today"
    },
    {
      date: ISODate("2015-09-17T13:14:20.789Z"),
      text: "spending far too much time here"
    }
    {
      date: ISODate("2015-09-17T12:33:02.132Z"),
      text: "considering my life choices"
    }
  ]
}

Contoh kasus Pengaturan Gudang

Pada project pengaturan gudang ada beberapa hal yang harus disimpan yaitu :

  • Barang yang datang
  • Informasi barang yang meliputi pembuat,distributor, nama barang dll
  • Barang yang pergi

Kebtuhan data :

  • Ukuran, warna, jumlah bisa disimpan tetapi informasi seperti daya tahan baterai, kecepatan procssor tidak perlu disimpan
  • Memerlukan pencatatan barang masuk dan barang keluar dari area A ke area B. Hal tersebut memerlukan dua update untuk hal yang sama

Kita memerlukan “enforced data integrity and transaction support“. Dan hanya SQL database yang bisa handle masalah tersebut.

Kesimpulan

Sering-seringlah ngerjain project karena selain dapat uang juga bisa dapat ilmu. Dengan begitu jadi bisa menentukan project mana yang memerlukan no SQL dan project mana yang memerlukan SQL. Oh iya kalo udah dapet duit banyak jangan lupa sedekah juga ya biar duitnya makin banyak lagi. Hohoho…. Yang terakhir kalo ada banyak project boleh lah bagi-bagi rejeki ke gw ini. 😀

Sumber
Tulisan ini ditulis karena dipaksa menulis oleh Ibu Negara.

SQL dan NoSQL

Mungkin sebagian udah tau apa itu SQL dan NoSQL. Buat yang belum tau berikut pejelasan kedua istilah tersebut.

SQL database:

  1. Menyimpan data dalam tabel
  2. Menggunakan Skema
  3. Disarankan menggunakan normalisasi untuk mengurangi redundansi
  4. Bisa JOIN table
  5. Menggunakan Query
  6. Bisa menggunakan transaksi untuk cek proses update berhasil atau gagal

No SQL

  1. Menyimpan data dalam format JSON
  2. Bisa simpan data tanpa menggunakan skema
  3. Tidak harus menggunakan JOIN
  4. Menggunakan JSON untuk melakukan Query
  5. Menggunakan teknologi baru
  6. Tidak harus normalisasi

Contine reading

Tau dikit Agile Development

Sekarang mau bahasa tentang Agile Development. Sebenernya istilah ini udah lama tau tapi cuma tau dikit sampe sekrangpun taunya cuma dikit. Makanya judulnya tau dikit, kalo dah tau banyak, maka judulnya jadi “Tau banyak Agile Development” (Ya iyaaa lahh….).

Dalam dunia software development ada metode tradisional/kuno yaitu metode waterfall yang sering disamakan dengan metode SDLC(Software Develoment Live Cycle). Untuk tau banyak SDLC silakan Google sendiri, atau kalo dulu kuliahnya di jurusan Teknik Informatika pasti diajarin SDLC.
Contine reading