BERQURBAN dan SEDEKAH QURBAN

Nggak terasa, sebentar lagi kita akan memasuki bulan Dzulhijjah.
Ini artinya, kita akan merayakan hari Raya Idul Adha.

Seperti yang sudah Anda tahu, selain berhaji kita juga dianjurkan untuk berqurban.

Dan selalu muncul pertanyaan, apa boleh yang berqurban dapat jatah daging dari hewannya sendiri?

Menurut pemahaman saya: jawabannya boleh.

Bahkan di Beberapa negara sana, karena hampir semua orang mampu berqurban, maka setiap rumah
nyembelih kambing sendiri, dan dimakan sendiri.

Ini karena mayoritas rakyat disana mampu untuk berqurban.
Dan mau kasih tetangga pun tetangga mereka juga berqurban.

Karena itulah kita boleh (halal) memakan daging hasil qurban kita.
Bukan hanya menurut saya, Jumhur ulama juga sepakat bahwa kita boleh makan daging yg sudah kita qurban-kan.

Tapi….
Ada ‘tapi’nya nih…

Kita kan tinggal di Indonesia yang mayoritas masih banyak belum mampu untuk berqurban.
Karena itulah akan lebih baik kalau qurban kita disalurkan ke mereka (yang belum mampu) saja.

Toh kita masih diberikan kemampuan untuk makan daging…
Toh kita masih dimampukan untuk berbagi…
Toh kita masih diberi umur panjang untuk bermanfaat buat sesama…

Daripada setiap Idul Adha kita jadi keseringan makan daging.
Maka spesial buat tahun ini, yuk kita berqurban sekaligus sedekah.

Jadi, setelah Anda transfer nanti, Hewan yang Anda qurbankan kami salurkan ke mereka yang mebutuhkan.

Para da’i yang berdakwah di pelosok Negeri..Orang yang tinggal di pinggiran dan pra-sejahtera…Dan para lansia…

Insya Allah, pahalanya dobel.

Pahala Qurban-nya dapet…
Pahala Sedekahnya dapet…

Tertarik?
Boleh chat saya untuk saya bantu prosesnya.
Atau kalau mau nanya-nanya dulu juga boleh…

[URL=”https://bit.ly/Qurban-2020″]GlobalQurban[/URL]

Semoga sebagian harta yang kita keluarkan, akan Allah ganti sebagaimana Allah mengganti
seorang Ismail AS dengan seekor domba.

Aamiin…

Jul08

Leave a Reply