Rumput tetangga terlihat lebih hijau

Mengawali judul blog dengan istilah yang lagi populer di Indonesia. Waktu pertama kali lihat pas ada iklan merk rokok. Disitu ada sekelompok kambing yang lagi makan nah salah satu kambing itu ngeliat rumput di tetangga kliatan lebih hijau dan seger. Trus si kambing itu lompat ke pagar tetangga sebelah dan ternyata rumput itu imitasi.

Dikeidupan nyata hal ini seringkali terjadi. Kita(Saya) sering liat macem2 yang keren2/bagus2 punya orang lain. Misalnya saya punya motor yang sekedar bisa jalan aja dengan kondisi fisik yang ga bagus2 amat. Trus liat ada orang lain naik motor bagus sporty lagi. Trus dalam hati bilang “wah motornya bagus ya”. Padahal barang punya orang lain itu blom tentu cocok sama kita atau barang tersebut ternyata ada beberapa masalah. Misalnya ternyata pemilik motor dapat uang dari hasil yang tidak halal, atau membeli dengan kredit, walaupun bisa ngebut ternyata batas kecepatan dalam kota cuma bisa 60km/jam. Kan sayang tuh.

Selain contoh motor diatas ada banyak lagi contoh2 yang lain. Nah intinya adalah biarin aja orang2 punya sesuatu yang lebih bagus dari punya kita. Bersyukur apa yang sudah kita punya ngga perlu ngiri2 sama orang lain. Karena semua yang kita punya itu udah rejeki paling baik yang Allah kasih ke kita. Reejeki itu bukan mengenai sesuatu yang berlebihan tetapi sesuatu yang bisa kita nikmati. Misalnya punya uang 1 juta, tapi untuk kebutuhan sehari-hari cuma habis 500rb ya berarti 500rb itulah rejeki kita.

Cukup sekian tulisan saya yang mungkin agak ngawur setelah sahur rumah kontrakan di Fukuoka tanggal 4 Juni 2017. Semoga kita semua masih diberikan kenikmatan untuk bersyukur atas apa yang Allah berikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website