Tau dikit Agile Development

Sekarang mau bahasa tentang Agile Development. Sebenernya istilah ini udah lama tau tapi cuma tau dikit sampe sekrangpun taunya cuma dikit. Makanya judulnya tau dikit, kalo dah tau banyak, maka judulnya jadi “Tau banyak Agile Development” (Ya iyaaa lahh….).

Dalam dunia software development ada metode tradisional/kuno yaitu metode waterfall yang sering disamakan dengan metode SDLC(Software Develoment Live Cycle). Untuk tau banyak SDLC silakan Google sendiri, atau kalo dulu kuliahnya di jurusan Teknik Informatika pasti diajarin SDLC.

Metode waterfall ini terbit (emangnya matahari) tahun 1970 oleh bapak Royce. Bapak Royce ini bikin paper aka karya ilmiah yang judulnya Managing the Development of Large Software. Yang mau intip-intip papernya (awas matanya nanti bintitan) bisa cek ke TKP.

Sekarang masuk ke intinya. Jadi intinya adalah pengendalian diri(ekh salah). Agile software development adalah sebuah metode pembuatan software. Ada juga yang bilang Agile development itu cara untuk mengatur tim dan project. Ada 4 hal penting dalam Agile yaitu(karena cuma copas jadi artiin sendiri ya):

  1. Individuals and interactions over processes and tools
  2. Working software over comprehensive documentation
  3. Customer collaboration over contract negotiation
  4. Responding to change over following a plan

Di Agile ada beberapa metode yaitu
Agile

DSDM
DSDM ini mungkin versi asli dari Agile. Bebrapa fitur dari DSDM yaitu

  1. User involvement
  2. Iterative and incremental development
  3. Increased delivery frequency
  4. Integrated tests at each phase
  5. The acceptance of delivered products depends directly on fulfilling requirements

Scrum
Scrum juga merupakan metode agile yanng konsentrasi pada mengatur task dalam team-based . Scrum ini juga merupakan metode Agile yang paling populer.Scrum emphasizes empirical feedback, team self management, and striving to build properly tested product increments within short iterations.Scrum has only three roles: Product Owner, Team, and Scrum Master
Scrum

XP(Extreme Programming)
XP lebih fokus kepada software engineering process, analysis, development and test phases. Dikutip dari Wikipedia : “Extreme Programming (XP) is a software development methodology which is intended to improve software quality and responsiveness to changing customer requirements. As a type of agile software development, it advocates frequent “releases” in short development cycles, which is intended to improve productivity and introduce checkpoints where new customer requirements can be adopted.”

Kanban

Lean
Lean comes from Lean Manufacturing and is a set of principles for achieving quality, speed, and customer alignment. There are seven Principles of Lean Software Development:

  • Eliminate Waste
  • Build Quality In
  • Create Knowledge
  • Defer Commitment
  • Deliver Fast
  • Respect People
  • Optimize the Whole

Crystal Clear

Beberapa metode Agile focus pada bagian dari Software development Life Cycle. Beberapa fokus pada practices seperti XP, Ada juga yang fkus pada software projects seperti Scrum, Ada juga yang full SDLC seperti DSDM.

SDLC

Agile development lebih bagus daripada waterfalll yang membutuhkan banyak dokumentasi. Salah satu perbedaan antara Agile dengan waterfall adalah pada quality and testing. pada waterfall terdapat testing phase terpisah setelah build phase. Tetapi dalam Agile testing digunakan bersamaan dengan programming. Karena testing digunakan setiap saat maka bisa ngecek setiap saat.

Sumber :
http://www.agile-process.org/
http://www.allaboutagile.com/what-is-agile-10-key-principles
https://en.wikipedia.org/wiki/Agile_software_development
https://msdn.microsoft.com/en-us/library/dd997578.aspx
http://www.codeproject.com/Articles/604417/Agile-software-development-methodologies-and-how-t

Jul15

One Response to “Tau dikit Agile Development”

  1. lutfiana Says:
    July 15, 2015 at 5:44 am

    ayo belajar RSpec 😛

Leave a Reply