Mengundang Keluarga ke Jepang

Pada bulan Januari lalu setelah kami menikah. Istri, yang sudah menjadi sesepuh di Fukuoka mengundang saya untuk tinggal di Jepang bersamanya. Oleh karena itu, saya membutuhkan visa keluarga biar ngga LDR dan bikin status galau kaya anak-anak muda biasanya.

Keluarga yang dimaksud disini adalah pasangan suami/istri dan anak. Orang tua kita dianggapnya bukan keluarga inti kita. Jadi, ngga bisa pake visa jenis ini. Nah, Ada 2 cara untuk mengundang keluarga ke Jepang.
1. Keluarga datang ke Jepang dengan visa turis/kunjungan. Setelah itu, baru di upgrade ke visa keluarga.
2. Keluarga membuat Visa keluarga di Indonesia.
Kedua cara tersebut membutuhkan CoE(Certificate of Eligibility) untuk membuat Visa

Berikut langkah-langkah untuk membuat CoE
Datang ke kantor Imigrasi di kota setempat sambil membawa dokumen-dokumen di bawah ini:
1.Formulir pendaftaran bisa di donlod di sini http://www.moj.go.jp/content/000103474.pdf
2. Surat Nikah jika mengundang pasangan. Kartu keluarga jika mengundang anak.
3. Foto 3×4 1 lembar.
4. amplop dan perangko 392 yen.
5. slip gaji atau surat keterangan dari kampus dan surat pajak penghasilan.
6. residence card pasangan.

Lalu serahkan semua dokumen. Kalo lancar, Proses pembuatan CoE akan memakan waktu 2 minggu. Kalo kitanya uda ada di Jepang pake visa turis, ya langsung aja melakukan pengajuan perubahan status visa. Tapi berhubung saya lagi di Indonesia, istri ngirimin CoE tersebut ke tempat saya. Abis itu, barulah saya jalan-jalan ke Kedubes Jepang di Indonesia buat mengajukan visa keluarga.

Dokumen yang diajukan dalam pengajuan Visa di kedutaan Jepang hanya CoE, Paspor, Foto, Formulir pengajuan Visa. Proses pembuatan Visa hanya 3 hari saja. Kalo visa udah jadi, siaplah kita buat cau ke Jepang. Tidak susah, bukan? šŸ˜›

Setelah sampai di Jepang, proses-proses kependudukan belum selesai. Kita harus mengurus residence card. Apakah ini? Ya.. semacam KTP buat orang asing gitu de. Di situ misalnya ada informasi kita tinggal di Jepang dengan status visa apa, trus berhak tinggalnya berapa lama, dsb. Kalo punya kartu ini, kita mendapatkan akses multi-entry ke Jepang. Jadi, misalnya suatu saat pengen liburan mudik ke Indonesia, pas balik ke Jepang saya uda ngga perlu lagi ngurus visa.

Balik lagi ke ngurus residence card, berhubung saya tinggal di kota Fukuoka Kecamatan Hakata, maka saya harus datang ke kantor Hakata Ward Office letaknya di dekat stasiun subway Gion. Mungkin Hakata Ward Office ini semacam kantor kecamatan gitu kalo di Indonesia.

Dokumen yang diperlukan untuk membuat Residence Card hanya paspor dan formulir pengajuan. Di sini agak sulit untuk menggunakan bahasa Inggris karena petugasnya cuma ngerti bahasa Jepang. Meminta bantuan kepada orang yang mengerti bahasa Jepang sangat dianjurkan untuk mempermudah prosesnya. Jadinya, kemaren saya ke sana pake bahasa salah paham. Saya salah, mereka paham. Ngga papa, yang penting beres, wkwk.

Sebenernya yang ngeluarin residence card itu adalah kantor imigrasi, bukan kecamatan. Cuman, secara prosedur, kantor kecamatanlah yang akan ngelaporin ke bagian imigrasi kalo ada orang asing ganteng bernama Dana yang tinggal di kecamatannya. Abis itu, orang imigrasi langsung percaya aja sama orang kecamatan kalo Dana ganteng.. eh, Dana tinggal di Hakata maksudnya.
Proses pembuatan Residence card ini hanya 2 minggu saja. Setelah residence card jadi maka akan di antarkan ke alamat rumah. Dan.. resmilah saya diitung sebagai warga Fukuoka yang masih cinta Bekasi.

Begitu ceritanya.

38 Responses to “Mengundang Keluarga ke Jepang”

  1. Mas mau tanya caranya kelurga datang opsi 1:
    Keluarga datang ke Jepang dengan visa turis/kunjungan. Setelah itu, baru di upgrade ke visa keluarga

    Kluarga saya rencana datang dg visa kunjungan kelurga setelah itu mau upgrade visa klurga disana itu caranya bagaimana ya? emang dimungkinkan? saya udah googling dimana2 ga nemu info. terimkasih jawabannya mas.

  2. Hmm.. secara teknisnya sih bisa. Asal ada COE dan passport. Oh iya keluarga disini yang dimaksud istri,suami dan anak ya. Diluar dari itu ngga bisa dapet visa keluarga.

    Untuk lebih amannya mending urus COE aja dulu, makan waktu lumayan lama sih sekitaran 1 bulan. kalo COE dah dapet tinggal urus seperti biasa deh. Mudah-mudahan membantu.

    Terima Kasih

  3. hadi purnomo Says:
    September 8, 2015 at 6:01 pm

    jika yg ngundan teman yg sudah menikah di san 5 tahun apakah bisa itu om onegaishimasu

  4. mas, mau tanya, insyaallah bulan desember ini mau nyusul suami yg lagi kuliah di jepang. saya sudah beli tiket tgl 7 des, dengan perkiraan CoE sudah jadi tgl 18 nov sejak suami saya mengajukan tgl 4 nov. pertanyaannya, jika CoE belum kunjung sampai, bisa kah saya membuat visa turis yg single entry trs sesampainya dijepang sy update jadi visa dependet? permasalahannya jika visa turis itu harus ada tiket pp, sedangkan sy hanya punya tiket pergi saja, apakah bisa ttp bikin visa turis? terima kasih

    • Ochi,

      Terima kasih atas pertanyaannya.

      Menurut saya lebih baik menggunakan CoE dibandingkan dengan membuat visa turis lalu diganti dengan dependant. Yakin saja bahwa CoE akan cepat sampai dan diterima.

  5. Mas saya reshi ingin bertanya saya tinggal di jepang dengan visa spouse ingin mengundang ibu saya untuk tinggal di jepang kira2 3 bulan, apakah bisa mas? Karena saya baca ada yang petnah mngundang keluarganya sampai 3 bulan

    • Ibunya bisa tinggal di Jepang dalam waktu 3 bulan saja. Dengan visa visit keluarga. Jika untuk jangka waktu lama sepertinya tidak bisa. Mungkin bisa diakali dengan memperbarui visa setiap 3 bulan.

      Semoga membantu

  6. mas, ma nanya dong. Kalo CoE it ad masa berlakunya gak ? contoh misalkan Coe ane keluar trus tahun ini trus karena ada kesibukan yang aturanny brngkat bulan april 2016, ane undur jadi tahun depan 2017 atau gk bln November 2016. Gman ?
    thanks

    • CoE sepertinya ada masa berlakunya. Coba dililihat saja. kalo berangkat ke Jepangnya mundur bisa di infokan ke kedutaan supaya bisa membuat CoE yang baru. CMIIW

  7. Kang mau tanya….saya kan jisusei/peserta magang 3 tahun tp mau nambah 2 thun Lg..apakah bisa bawa istri ke Jepang…trus pake visa apa…proses ya seperti apa…trima kasih

  8. Mas saya mau tanya. Dulu saya x jepang magang,sudah pulang 2thn, tp blm lama ini saya mengunakan visa waiver untuk kesana mengunjungi istri saya yg jg magang. Tp setelah tiba dibandara jepang saya dideportasi.
    Adakah saran agar saya bisa mengunjungi istri saya.
    Trima kasih

  9. Mas saya nanya saya perawat dijepang
    Dan istri saya diindonesia
    Apakah saya bisa ajak istri selagi saya kerja disna/kontrak 4 thun

    • Wah maaf saya kurang paham kalo ini. Menurut opini saya karena perawat ini adalah program G to G antar pemerintah sepertinya keluarga tidak bisa diajak deh. Coba ditanyakan lagi ke pihak imigrasi Jepang boleh bawa keluarga atau tidak.

  10. Halo, mau tanya dong kalau saya kasusnya baru akan menikah nih sama calon istri, jadi kami berencana menikahnya di jepang, dan setelah menikah disana baru ganti visa kunjungan teman ke spouse visa, kalau seperti itu memungkinkan ga ya? ada saran atau penerangan? hehe

    Terima kasih

    • Wah untuk itu saya kurang tau? boleh tau kenapa menikah di Jepang? Fasilitas untuk menikah ala Indonesia tidak ada seperti penghulu atau surat2 kelengkapan untuk menikah(surat nikah). Jikapun bisa harus minta surat telah menikah dari KBRI. Saran saya mending nikah di Indonesia aja biayanya lebih murah dan segala kemudahan ada.

  11. Mas, klo coe sudah diproses gitu bisa ditanyain gak kira2 jadinya kapan?

  12. mas, klo utk
    mengurus visa dependent syaratnya yg dbawa apa aja? pas fotonya ukuran brp yah? soalnya sy di manado ngurusnya d konjen makassar takutnya ada yg kelupaan nti.. thx b4

  13. Salam, saya Endah. Suami saya berkewarganegaraan amerika dan bekerja di sebuah sekolah anak-anak Navy di jepang. Apakah suami saya bisa mengurus ijin tinggal untuk saya sehingga saya bisa tinggal dan mendampingi suami selama bekerja di jepang? Apakah saat saya datang dengan visa turis,kami bisa mengurusnya di sana? Terimakasih.

    • Salam Bu Endah,

      Iya bisa Bu, Ibu bisa meminta suami untuk mengurus COE. Jika datang dengan visa turis setahu saya cuma 15 hari untuk orang Indonesia. Menurut saya bisa hal tersebut dilakukan namun sepertinya waktunya terlalu mepet. Lebih baik jika menggunakan visa kunjungan keluarga yang bisa berlaku selama 3 bulan. Atau yang lebih baik lagi menunggu suami Bu Endah untuk mengurus COE dulu sehingga visa yang didapat langsung berupa visa keluarga. Terima Kasih

  14. Siang mas! mau tanya gimana kalau suami bukan orang indonesia, dan bukan orang jepang. baru nikah 1 bulan dan mau diajak tinggal di jepang setahun, sampai saya lulus kuliah. suami sudah memang sedang tinggal di jepang dengan status pelajar juga. apa bisa mengganti visa pelajar dia menjadi visa dependent?

  15. Salam, saya kiky mau tanya kalau suami saya study dijepang dan saya ingin mengajukan visa dependent apakah harus satu kartu keluarga karena kami masih jadi satu kk dengan orang tua kami masing – masing, mohon penjelasannya, terimakasih.

  16. Mas.. Residence card itu maksudnya sudah dapat kewarganegaraan di sana ya?
    Ada tgl expired nya nggak?

  17. husni mubarok Says:
    December 19, 2017 at 7:30 am

    keren bang tulisannya, manfaat banget,, w juga mau bawa istri ma anak ke jepang, daerah kanda machi fukuoka ken, anak bekasi juga, di tambun.
    w masih mau nanya, w kan pkerja disini, w tinggal nambahin surat tanda bukti pajak kerja ma rekening 3 bulan aja gitu bang?
    yang lain sih udah ok

  18. mas mau minta saranya kalau untuk pengajuan visa 3 bulan persyaratan apa sja apakah sm seperti pengajuan COE . ? trus kalau untuk pengajuan COE dari mertua bisa tidak untuk menantunya soalnya suami sudah dijapan diajukan oleh orangtuanya kalau nunggu dari pengajuan suami rasanya lama soalnya dia baru disna 1 bulan saya denger sih katanya kalau mengundang dari suami harus nunggu 3 bulan setelah suami sudah punya pajak baru bisa manggil istri dan itupun btuh waktu proses pengajuan untuk istri 3 bulan lagi baru COE keluar terima kasih

    • Persyaratannya mungkin agak beda. Sepertinya untuk mengundang mertua atau menantu yang penting bisa dibuktikan hubungan kekeluargaannya. Contohnya melalui kartu keluarga. Sebenernya tidak perlu 3 bulan juga gpp yang penting ada bukti penghasilan(kalau bekerja), status mahasiswa(kalau mahasiswa) dan bukti lainnya.

      Maaf kalo jawabannya kurang bisa membantu.

  19. Maaf mas numpang tanya temen saya waktu mau berangkat di tipu sama temennya. Dan temen saya sekarang ada di Jepang udah berapa hari gak ada kerjaan. Terus bagaimana cara mengurus visa kerja nya agar dia bisa kerja

  20. Mas saya ria,saya mau tanya dong persyaratan pengurusan CoE semua sama?ato bedah bagi yg pekerja sma mahasiswa untuj undang istri dan anaknya tinggal di jepang?
    Suami saya udah permanent residence,terus dia mau undang saya dan anak saya untuk tinggal di jepang,kira kira persyaratannya apa saja untuk saya dan anak saya jika suami saya kerja disana bukan mahasiswa,terima kasih

Leave a Reply