Wawancara monbukagakusho 2015

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang tes tulis monbukagakusho. Pada saat kita menerima jadwal test, kita sekaligus juga menerima jadwal wawancara. jeda antara tes tulis dan wawancara antara 1-7 hari tergantung jurusan yang akan diambil.

Wawancara akan dilakukan di Jakarta di kedutaan Jepang. Lokasinya ada di dekat bundaran HI disamping EX Mall. karena saya akan mengambil jurusan teknik maka yang akan melakukan wawancara adalah orang teknik. pada saat itu yang melakukan wawancara ada 5 orang. terdiri dari 2 orang Indonesia, dan 3 orang jepang. yang orang Indonesia dosen ITB jurusan Fisika. Itu juga katanya temen yang sama-sama wawancara dan alumni ITB.

Mereka akan bertanya mengenai formulir aplikasi yang sudah kamu kirim.
Pewawancara dari Indonesia akan bertanya mengenai hal-hal yang bersifat teknis.

1. Isi research proposal
2. Pekerjaan sekarang ngapain aja(kalo udah kerja)
3. Isi publikasi yang sudah pernah dibuat
4. kenapa milih negara Jepang?
5. Kenapa milih kampus itu?
6. Udah hubungi Prof belom

Sedangkan 3 orang Jepang yang lain nanya hal-hal yang bersifat umum.
1. Transkrip akademik saya kenapa bisa ada nilai D
2. Disitu status belum nikah tapi mau bawa keluarga
3. apa sih kekurangan dan kelebihan Jepang dan Korea
4. kamu beberapa kali pindah kerja kenapa?
5. Bisa bahasa jepang ga? coba ngomong

Kira-kira gitu aja sih. Oh iya yang paling penting harus bisa berargumen dan ngasi alasan kenapa milih kampus itu dan negara Jepang yang dipilih. kasi alasan kenapa harus kamu yang berangkat kesana dan harus kesana. Beberapa pertanyaan yang menjebak biasanya muncul. “Ya udah kamu kerjain riset di Indonesia aja kan bisa tuh email-emailan sama Prof di Jepang”, “Ngerjain di Indonesia kan bisa, sekarang kan udah ada Internet”. Kira-kira pertanyaan gitu yang menurut saya agak susah dijawab.

Apakah saya berhasil lolos wawancara dan mendapatkan beasiswa Monbukagakusho 2015? Jawabannya tidak.
Asumsi saya kenapa saya ngga lolos ya itu tadi, saya kurang bisa mengemukakan pendapat kenapa harus di Jepang dan kenapa harus milih kampus itu. Sepertinya alasan yang saya kemukakan kurang kuat. Jadinya gitu deh. Mungkin memang belum rejekinya.
FYI Dari 87 orang yang ikut seleksi tulis dan wawancara, hanya 35 orang saja yang keterima.

Jul18

2 Responses to “Wawancara monbukagakusho 2015”

  1. Bang masih daftar lagi gak setelah gagal pertama kali? saya juga mendaftar tahun ini dan gagal, jadi mikir apa mau daftar lagi tahun depan. Thanks

    • Hmm… sepertinya blom mau daftar lagi. Sekarang masi mau cari kerja dulu.
      Iya dicoba aja daftar lagi tahun depan. Semoga sukses ya.

Leave a Reply