Renungan Perjalanan Hidup

sudah 1.5 tahun sudah saya hidup di Korea. Alhamdulillah teman saya semakin banyak, baik teman dari Indonesia maupun teman dari negara lain. Saya mengamati beberapa teman saya dari sisi kepintaran otak mereka. Dikarenakan teman di lab saya kebanyakan dari negara Vietnam, maka saya akan menganalisis kepintaran dari ras tersebut.

Menurut pendapat saya mahasiswa dari Vietnam ini banyak yang pintar2. Entah mungkin karena mereka lulus dari Universitas favorit di Vietnam atau memang sudah pintar dari sananya. Teman seangkatan saya dari Vietnam yang bernama Nam ini, dia tidak terlalu pintar tapi saya akui dia lebih pintar dari saya. Pada semeser pertama dia sudah submit International Converence Proceeding, sementara saya belum menghasilkan apa2. Semester berikutnya kedatangan 2 orang Vietnam dan mereka ternyata lebih pintar dari si Nam ini. Namun ada juga orang Vietnam yang biasa saja seperti teman Phd di lab sebelah. Dia lulusan S2 jurusan telekomunikasi dari universitas di Rusia. Begitu masuk Phd di kampus yang risetnya tentang Computer Vision, dia merasa kurang menguasai materi resebut.

Sekarang saya coba analisa teman dari Korea. Menurut analisis saya teman dari Korea ini biasa2 saja. tidak terlalu pintar juga. kalo bisa di bandingkan, mungkin setara dengan saya yang tidak terlalu pintar, malah cencerung ke arah bodoh. Malahan di lab sebelah, ada mahasiswa Korea yang kurang menguasai bidang risetnya. Alhasil begitu sidang tesis dia nyaris tidak lulus.

Yang terakhir, saya coba analisa teman-teman dari Indonesia. secara umum mereka ini pintar2 semua. mereka juga lulusan dari kampus2 terkenal di Indonesia. Sebut saja ITB,UGM, UI, Undip dll…Dan tidak perlu diragukan lagi, mereka ini super pintar. IPK teman saya ada yang 3.3, 3.5 out of 4.00 malah ada yang 3.9.. Awesome… Mulut saya sampai terbuka saking terkejutnya malahan sambil mengeluarkan iler. hehe… (lebay). Saya yakin mereka ini tidak mengalamai kendala yang berat pada saat mendaftar beasiswa ke Korea. tidak seperti saya yang harus ditolak terus sampai akhirnya terjebak disini.

Dari semua tulisan saya diatas, terkadang saya merasa iri terhadap nilai akademis yang mereka peroleh. Saya merasa tidak ada apa2nya. Siapalah saya? saya hanya sebuah kerak telor yang gosong. hehe… kita sama2 makan nasi. tapi kenapa mereka lebih pintar dari saya. Saya mencoba2 menganalisa hal apa yang menyebabkan hal seperti itu. Sepertinya apa yang saya pelajari di bidang komputer ini bukan bidang yang saya mau. Dengan kata lain saya kurang tertarik mempelajari hal yang berhubungan dengan komputer. Sampai saat ini saya masih mencari bidang apa yang membuat saya tertarik. Sehingga saya bisa belajar maksimal tanpa harus mengeluh dan membandingkan saya dengan orang lain….

Anyway intinya adalah ngga usahlah banding2 diri sendiri sama orang lain. Cari kelebihan dari diri sendiri dan tonjolkan kelebihan itu. Kalo memang ngga terlalu pintar dalam bidang akademis, anda bisa mengasah kemampuan di bidang yang lain yang disukai. misalnya di bidang wirausaha, kepemimpinan dll…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website