Karena telat 5 menit

kejadian ini berlangsung pada hari sabtu kemarin. saya berminat untuk datang ke Anseong untuk menghadiri acara pesantren ramadhan yang diadakan oleh KMI sekaligus acara sosialisasi Pemilu 2014 yang diadakan oleh KBRI. Kebetulan saya merupakan salah satu anggota dari Panitia pemutakhiran data atau yang disingkat Pantarlih.

Sebelum berangkat seperti biasa saya selalu cek jadwal keberangkatan bis melalui website bis korea kobus dari situ bisa dilihat untuk jadwal keberangkatan bis dari Gwangju ke Anseong sehari cuma ada 3 kali pemberangkatan. Jam 9, jam 1 siang dan jam setengah 7 malam. Karena acara sosialisasi mulai pada jam 11 malam, saya memilih keberangkatan jam setengah 7 malam dari Gwangju.

Singkat cerita sambil nunggu jam berangkat bis, saya asik merangkai Gundam yang baru saya beli di Jepang namun belum sempat saya rakit. Tanpa terasa jam sudah menunjukkan jam 6.15 sedangkan posisi saya ada di lab. Saya segera bergegas untuk mencari taksi, namun apa daya uang cash di dompet saya tinggal 1000won. Akhirnya saya harus cari ATM untuk mendapatkan uang cash, Perlu di ketahui tidak semua taksi di Gwangju bisa membayar menggunakan kartu. setelah dapat uang cash dan naik taksi, ternyata sampai terminal jam sudah menunjukkan pukul 6.35. Yup betul sekali, saya terlambat 5 menit. Perlu di ketahui jam keberangkatan bis di Korea ini sangat tepat. Bis akan berangkat sesuai jadwal, dan paling parahnya terlambat itu cuma telat 2 menit saja.

Alhasil saya harus nyari bis ke kota terdekat dari Anseong. karena bis terakhir dari Anseong sudah berangkat. Kota terdekat dari Anseong adalah Cheonan. Saya ambil bis ke Cheonan lalu melanjutkan dari Cheonan ke Anseong menggunakan taksi. Saya memutuskan menggunakan taksi karena sudah malam dan bis dari Cheonan ke Anseong sudah tidak ada.

pada akhirnya ketika sampai di Anseong acara sosialisasi sudah selesai. Tapi tidak apa2 saya masih bisa mengikuti pesantren ilmu yang diadakan oleh KMI

Pesan moral. Jangan sampai terlambat. datang harus tepat waktu. selalu sedia uang cash minimal 10.000 won untuk keadaan darurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website