11 Faktor Beasiswa “Gol”

Tengah berjuang mendapatkan beasiswa? Biasanya pada bulan September, sejumlah donor mulai membuka kesempatan bagi para peminat beasiswa. Nah, sebelum mencoba, ada baiknya mengetahui sejumlah faktor yang membuat beasiswa yang Anda ajukan bisa diterima. Penasaran?

1. Mereka sukses selalu mengingat the five P’s alias prior preparation prevents poor performance. Selalu persiapkan pencarian beasiswa dari jauh-jauh hari. Bagi Anda yang masih SMA, jangan tunggu hingga tahun ketiga, tetapi carilah sejak Anda masih di kelas I. Untuk yang ingin mencari beasiswa S-2, carilah sejak Anda masih semester I dan seterusnya.

2. Mereka yang mendapatkan beasiswa tidak pernah menyerahkan seluruh proses beasiswa dari mencari hingga menghubungi institusi pemberi beasiswa kepada orangtua. Mereka mencari sendiri beasiswa tersebut, tidak bergantung pada orangtua.


3. Selalu berusaha keras untuk menghindari kesalahan dalam esai beasiswa dan formulir aplikasi Anda. Lakukan pengecekan ejaan dan pengoreksian. Berikanlah formulir dan esai Anda kepada orang-orang terdekat agar mereka dapat membaca dan membantu mengoreksi apabila ada kesalahan.

4. Jangan menolak beasiswa lokal atau beasiswa dalam jumlah kecil, misalnya hanya tuition fee atau beberapa persen saja. Sekecil apa pun jumlah beasiswa Anda, tidak tertutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah pada kemudian hari.

5. Jangan pernah bergantung hanya pada satu sumber, misalnya internet, untuk pencarian beasiswa Anda. Gunakanlah banyak sumber. Biasanya informasi beasiswa yang Anda dapat di internet sudah diketahui banyak orang. Otomatis peluang Anda untuk mendapatkannya juga semakin kecil. Cobalah mencari beasiswa lokal dan regional karena umumnya beasiswa seperti ini tidak banyak diketahui dibandingkan dengan informasi beasiswa di internet.

6. “Jual” diri Anda sebaik mungkin. Tunjukkanlah aspek-aspek positif yang Anda miliki dalam aplikasi Anda, terutama keterlibatan Anda dalam masyarakat.

7. Jangan melamar satu atau dua beasiswa dan menunggu universitas yang terbaik. Lamarlah beasiswa yang memungkinkan Anda untuk mendapatkannya. Teruslah melamar ke berbagai tempat hingga Anda menemukan yang cocok dalam berbagai hal (biaya pendidikan, biaya hidup) dan bisa belajar di tempat tersebut hingga lulus.

8. Jadilah pribadi yang terorganisasi. Selalu ingat tenggat aplikasi dan hal-hal yang harus Anda penuhi untuk aplikasi Anda, misalnya ijazah dan nilai TOEFL.

9. Milikilah pengetahuan yang luas. Orang-orang yang mendapatkan beasiswa biasanya selalu berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dan aktivitas-aktivitas dalam masyarakat. Mereka menulis tentang aktivitas mereka di sekolah atau di tempat kuliah dalam esai secara deskriptif. Mereka juga memberikan manfaat bagi orang-orang sekitarnya dengan aktivitas tersebut. Ini dapat menjadi nilai tambah dalam aplikasi beasiswa tersebut.

10. Orang-orang yang mendapatkan beasiswa biasanya tahu bahwa nilai ujian dan peringkat atau prestasi akademik saja tidak membuat mereka mendapatkan beasiswa. Biasanya program-program beasiswa melihat dari banyak faktor, seperti yang sudah disebutkan di atas, misalnya aktivitas dalam masyarakat, jiwa kepemimpinan, dan presentasi Anda dalam aplikasi beasiswa. Wawancara dengan pemberi beasiswa juga menentukan, apalagi jika Anda memiliki talenta atau keterampilan yang spesifik. Hal itu bisa juga menjadi nilai tambah Anda.

11. Jangan mencari jalan keluar yang gampang. Banyak sekali penipuan berkedok beasiswa, dan biasanya penipu ini memberikan janji-janji palsu. Kerja keras adalah sifat penting yang harus Anda miliki jika Anda benar-benar ingin mendapatkan beasiswa untuk menggapai cita-cita.

Sumber: Scholarship Workshop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website